Radang tenggorokan, apa dan bagaimana mengatasinya?

Radang tenggorokan berarti bahwa tenggorokan mengalami peradangan (dengan beberapa tanda, seperti: dinding tenggorokan menebal atau bengkak, berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit bila menelan makanan). Penyakit ini seringnya membuat penderita akan sangat tidak nyaman, apalagi ketika sudah parah. Radang tenggorokan ada yang akut (masih baru) dan kronis (sudah lama). Gejala dari radang tenggorokan akut diantaranya gejala nyeri tenggorok, kadang-kadang disertai demam dan batuk. Sedangkan gejala radang tenggorokan yang sudah kronis (sudah berlangsung dalam waktu yang lama), biasanya tidak disertai nyeri menelan, tetapi terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorok.

Penyakit yang sering kita temui ini secara garis besar disebabkan karena virus dan bakteri. Dikatakan secara umum, karena beberapa referensi menyebutkan penyebab lain seperti karena merokok dan sebagainya. Seperti dikatakan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus atau bakteri, tentunya untuk mengetahui hal tersebut perlu pemeriksaan mendalam oleh pihak yang kompeten. Namun demikian, kita dapat melihat tanda/manifestasi dari radang yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Tabel di bawah ini merupakan gambaran gejala yang disebabkan oleh dua hal tersebut :

Akibat Virus

Akibat Bakteri

  • rasa pedih atau gatal dan kering.
  • batuk dan bersin.
  • sedikit demam atau tanpa demam.
  • suara serak atau parau.
  • hidung meler dan adanya cairan di belakang hidung.
  • tonsil dan kelenjar leher membengkak
  • bagian belakang tenggorokan berwarana merah cerah dengan bercak-bercak putih.
  • demam seringkali lebih tinggi dari 38 derajat celsius dan sering disertai rasa menggigil
  • sakit waktu menelan.

Penyebab radang yang berbeda, maka lain pula penanganannya. Perlu diketahui bahwa pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh. Sehingga, poin penting di sini adalah hendaknya meminimalisir penggunaan antibiotik apalagi dalam kasus radang yang disebabkan oleh virus. Bahkan penderita sebaiknya menempuh cara bagaimana untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menurunkan aktivitas virus. Adapun obat yang ada hanya untuk mengurangi gejala, seperti : analgetik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun panas). Sedangkan, radang yang disebabkan oleh bakteri (dan inilah yang dapat menular), secara medis memang efektif diobati menggunakan antibiotik (dan bukan pembahasannya di sini). Silakan bagi Anda yang menghendaki, untuk konsultasi langsung dengan dokter.

Berikut saya cantumkan beberapa cara pengobatan yang dapat kita lakukan, tentunya sebelum berinteraksi dengan dokter dan belum tahu penyebabnya. Langkah ini, sebagai bentuk ikhtiar kita, setelah berdoa, sabar dan menerima taqdirNya, berikut rinciannya :

  1. Banyak minum air putih hangat, radang dengan salah satu cirinya adalah demam akan membuat tubuh lebih banyak mengalami kekurangan cairan, sehingga untuk menggantinya diperlukan cairan, selain itu sebagai penetral demam. juga bertujuan agar saluran pernafasan tidak kering. Karena saluran pernafasan yang kering mudah teritasi dan menjadi pusat infeksi virus influenza.Disamping demam biasanya terdapat lender baik di hidung maupun tenggorokan, sehingga air hangat berguna untuk mengencerkan sehingga memudahkan pengeluaran lender.
  2. Berkumur dengan air garam hangat. Manfaatnya antara lain Larutan garam bisa menarik kelebihan cairan dari jaringan yang meradang di tenggorokan, sehingga membuatnya tidak begitu sakit. Berkumur juga akan mengencerkan lendir yang kental, yang bisa menghilangkan iritasi seperti alergen, bakteri, dan jamur, dari tenggorokan.
  3. Banyak makan buah-buahan. Buah-buahan mengandung berbagai vitamin dan beberapa zat yang hal itu dapat meningkatkan system kekebalan tubuh.
  4. Istirahat yang cukup. Istirahat cukup akan mempersiapkan tubuh untuk meningkatkan system imun. Hormon pertumbuhan bekerja memperbaharui sel-sel ketika kita tidur. Sehingga, istirahatlah yang cukup.
  5. Hindari minuman, seperti jus jeruk atau minuman/makanan lainnya yang bersifat asam yang dapat mengiritasi tenggorokan anda. Hal ini tentunya akan semakin menambah parah.
  6. Hindari rokok/asap rokok/ minuman beralkohol. Hal ini akan menekan system kekebalan tubuh. Demikian pula,
  7. Hindari konsumsi makanan yang berminyak/berlemak, karena dapat mengiritasi saluran pernafasan.
  8. Bila sakit berlanjut, silakan hubungi dokter (jangan dukun ya!)

Perhatian : Bakteri, cenderung senang berada dalam hidung dan tenggorokan, sehingga ketika kita batuk, ngorok ketika tidur, atau bersalaman dengan orang lain, akan memudahkan penyebaran infeksi ke orang lain. Karenanya sangat penting untuk memperhatikan hygiene, seperti sering cuci tangan. Jika perlu, kenakanlah masker untuk mencegah penularan.

Do’a untuk orang yang sakit

Setiap manusia yang sakit hendaknya meyakini bahwa Allah lah yang akan menyembuhkan dari sakitnya, sehingga hendaknya pula ia memohon kesembuhan kepadaNya dan menempuh sebab yang diperbolehkan. Alloh Subhannahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-hambaNya senantiasa ber-do’a. Firman Alloh Subhannahu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuper-kenankan.” (QS: Al-Mukmin: 60). “Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku .” (QS: Asy- Syu’ara: 80).

Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam pun telah memberikan contoh seperti tertoreh dalam beberapa hadist. Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam biasanya meletakkan tangannya pada tubuh orang yang sakit seraya berdo’a, yang artinya: “Ya Alloh Tuhan segenap manusia, hilangkanlah sakit dan sembuhkan-lah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali dengan penyembuhanMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (Muttafaqun ‘Alaihi).

Beliau Shallallohu ‘alaihi wasallam juga mengajarkan kepada sahabatnya yang sakit untuk berdo’a, seraya bersabda, yang artinya: “Letakkan tanganmu pada bagian tubuhmu yang sakit dan ucapkan: ‘Bismillah’ Tiga kali, kemudian ucapkan ‘A’udzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadzir’u (Aku berlindung kepada keagungan dan kekuasaan Alloh dari keburukan yang aku dapati dan aku takutkan) sebanyak tujuh kali.” (HR. Muslim). Sahabat tersebut berkata: “Maka aku lakukan (nasihat beliau) dan Alloh Subhannahu wa Ta’ala  pun menghilangkan penyakit yang selama ini aku derita”. Allahu a’lam. Tampaknya ada bimbingan-bimbingan lainnya dalam permasalahan sakit secara umum, namun semoga yang sedikit ini bermanfaat. [dari berbagai sumber]

Di rumah orang tua,malam hari  2 Syawal 1432 H
ketika masih dalam suasana lebaran

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s